Indonesian who support traveling with family or kids, take photo and diving

13 June 2017

Menunggu Waktu Berbuka Puasa di Taman Pintar

"Pernah tinggal di Jogja tapi gak pernah ke Taman Pintar.." Istri saya berujar ketika perjalanan ke Jogja.

Mungkin istri saya punya perasaan bersalah kepada anak saya karena semasa tinggal di Jogja belum pernah ngajaknya ke Taman Pintar.. Alhasil, ketika ada kesempatan ke Jogja pada bulan Juni 2017 yang juga pas puasa ramadhan ini, dia mengajak kami untuk menghabiskan sore di Taman Pintar, sekalian menunggu waktu berbuka puasa, sekalian katanya bagi anak saya yang sedang belajar berpuasa.

bermain genderang


Walaupun sudah sering lewat, kami memang belum pernah sekalipun bersama ke Taman Pintar.. Pernahnya ke tempat yang dekat dengan Taman Pintar saja, toko Progo, golek plastik...

Taman Pintar Yogyakarta ini terletak dekat jalan Malioboro, satu blok, mempunyai beberapa permainan luar ruang yang menarik dan menjadi destinasi wajib bagi anak-anak sekolah. Bagi anda yang membawa kendaraan, bisa diparkirkan di area sebelah Taman Pintar a.k.a Shopping (tempat jualan buku).

biaya tiket masuk wahana Taman Pintar

Kami memilih memaksimalkan waktu di luar terlebih dahulu sebelum membeli tiket. Kegiatan ini cukup murah, bagi yang tidak mau keluar uang terlalu banyak dapat menghabiskan waktu di area outdoor, tidak perlu membayar terlebih dahulu. Di area outdoor ada beberapa permainan, seperti taman air, pipa suara, mengangkat katrol / beban, belajar tranportasi dengan sepeda.

mendengar suara lewat pipa

Jalan-jalan di sekitar area outdoor

main air di taman air menari

naik di peraga observatorium

Nah, wahana berikutnya yang agak serius ada di dalam ruang oval atau ruang kotak, dan juga Planetarium. Untuk masuk harus merogoh kocek dulu.. ada bisa lihat gambar diatas. Isinya mayoritas tentang fisika dan biologi. Yang menarik bagi saya adalah area tentang gempa dan area gamelan, dimana Yogyakarta yang pernah dilanda gempa memang perlu edukasi terkait ini sejak kecil, pun begitu dengan gamelan, musik tradisional yang perlu tetap dilestarikan.

masuk ke gedung oval

bermain fisika

rambutnya mengembang

menabuh gamelan

upside down room

Sayangnya kami tidak masuk ke wahana PAUD karena anak saya udah gak boleh masuk dan tidak ke Planetarium karena terlambat jadwal show..


Yuk, sambil menunggu berbuka puasa.. sambil bermain...

***

Memperingati 100.000 hits blog westborneoroad, yang sebenarnya tidak terbayangkan oleh saya... Terima kasih atas kunjungannya selama ini sehingga blog ini semakin bermakna.

0 comments:

Post a Comment

Copyright © West Borneo Road Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com