Indonesian who support traveling with family or kids, take photo and diving

03 July 2019

Mau Naik Lionair 737 ke Luar Negeri? Ya coba saja..

Maklum mahasiswa, kalau kemana-mana maunya ngirit. Kebetulan di bulan Oktober 2018 saya harus pulang ke Indonesia untuk urusan tertentu, dan ini gak terjadwal. Kalau terjadwal biasanya sudah mengantongi tiket PP Taiwan - Jakarta entah itu dari Taipei atau dari Kaohsiung. Nah pas cari tiket yang muncul paling menggiurkan untuk penerbangan Jakarta - Taipei ya pada waktu itu kombinasi Lion Air dan Air Asia, transit di Kuala Lumpur International Airport. Lion Air jadi pilihan untuk penerbangan Jakarta - Kuala Lumpur.

Lion Air di KLIA


Check In & Boarding
Penerbangan Jakarta - KL maskapai Lion Air dikelola di Terminal 2 Soekarno Hatta (saat itu). Karena saya gak bawa bagasi macam-macam, membuat proses check in saya gak terlalu ribet. Kebetulan juga penerbangan pagi hari (ya gak pagi buta juga), kesan saya gak ramai penumpang. Untuk boarding juga  gak ada kendala, lancar. Catatannya paling saya dikasih kursi di barisan emergency exit jadi gak bisa dengan leluasa memundurkan kursi.


check in counter no 69-70, Terminal 2

Lion Air di Soekarno Hatta Airport


Cabin Experience
Pesawat yang kami gunakan adalah jenis Boeing 737-900ER, bukan Boieng 738Max yang saat itu masih beroperasi, Kursi dilapisi lapisan kulit sintetis berwarna biru keunguan, karena saya duduk di barisan emergency exit ya lega banget, jarak kaki ke kursi depan (legroom) lega, sebelum terbang juga diberikan safety induction (penerangan tentang keselamatan penerbangan, kewajiban penumpang yang duduk di barisan tersebut). Interior pesawat juga sudah menggunakan Boeing Sky Interior jadi terkesan modern. 

suasana boarding di pesawat

legroom lega

tempat bagasi, panel AC dan lampu baca


In-flight entertainment
Hehehe.. ini lho maskapai LCC (low cost carrier), jadi straight to the point aja, tidak ada entertainment kecuali majalah dan kalau mau agak enak mbaca majalah Lionmag sambil beli kopi yang mereka jual selama penerbangan, itu juga yang saya lakukan.

beli kopi di pesawat Lion Air

membaca majalah Lionmag

suasana Sky Interior

Landing di KLIA
Kala itu KLIA hujan lebat, sehingga proses mendarat pesawat perlu proses menunggu dan memutar-mutar terlebih dahulu sebelum diijinkan untuk landing. Lion Air ini ternyata diparkir di Terminal 1 KLIA yang atau lebih terkenal dengan KLIA1 dan harus naik kereta / bus dulu untuk ke imigrasi, sedangkan pesawat lanjutan saya (masih 3 jam lagi) ada di KLIA2.

antri keluar pesawat

KLIA pada saat sibuk ternyata crowded, bahkan kereta antar terminal tidak mampu menampung banyaknya penumpang, maklum posisi banyak jadwal penerbangan yang landing pada saat bersamaan karena hujan. Akhirnya kami disarankan naik bus, ya karena lebih cepat naik bus jadinya pindah haluan. Setelah itu baru bisa cari cara untuk transfer ke KLIA2, jadi kalau anda mungkin membeli tiket pesawat ke tujuan lain dan kombinasi, transit di KLIA, pastikan dulu terminal keberangkatan dan kedatangan pesawat pertama dan selanjutnya di mana. Kalau di dua terminal yang berbeda di KLIA, siapkan waktu yang cukup.

---

Kalau mau naik Lion Air, ya kira-kira begini ini, tapi sedihnya, beberapa hari setelah sampai di Taiwan, dengar kejadian Lion Air di laut Jawa. 

Related Posts:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Copyright © 2025 West Borneo Road Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com