Indonesian who support traveling with family or kids, take photo and diving

25 February 2019

Pengalaman Terbang dengan Airbus A321 Cathay Dragon

Sudah tahu maskapai Dragonair? Kalau Cathay Dragon? Kalau belum bisa main dulu ke posting kami sebelumnya di cerita Pengalaman Terbang dengan Cathay Dragon. Nah kali ini saya mendapatkan kesempatan kedua naik pesawat Cathay Dragon yang dahulu namanya Dragonair dan setelah merger dengan Cathay Pacific berganti menjadi Cathay Dragon.

Dragonair a.k.a. Cathay Dragon

Ceritanya saya sudah pengen pulang dari urusan di salah satu universitas negeri di Shanghai, pengen pulang ke Indonesia. Tiket belum pesan dan akhirnya pilihan jatuh pada Cathay group yang kala itu harganya paling murah. Setelah menginap di bandara Shanghai Pudong, ternyata banyak juga yang datang dari bagian China yang lain atau transit dan datang satu hari sebelumnya lalu menginap di bandara. Penerbangan saya adalah penerbangan pertama Cathay Dragon ke Hong Kong selanjutnya ke Jakarta.

07 January 2019

Pengalaman Naik Cathay Pacific Hong Kong - Jakarta

Wah sekarang sudah tahun 2019 bulan Januari dan tahun 2018 memang tak banyak destinasi yang kami sambangi karena saya sendiri sedang berada di Taiwan untuk sementara waktu. Satu-satunya destinasi yang saya tuju (dan itu pun untuk urusan edukasi, bukan jalan jalan) adalah kota Shanghai, pantai timur Tiongkok.

Hong Kong from the sky

21 December 2018

Experiencing Halal Food in Tainan, Taiwan (3)

This is our third times writing about halal food certified eateries in Tainan, the ancient capital of Taiwan. Our destination called Odosan, a place in north side of the city which served kind of dessert  made from soy bean, red bean, mung bean and taro. Sounds familiar with this kind of food? yup.. In Tainan, this kind of bean based dessert can be easily founded across the city. But this time is different, because this shop was halal certified from Kaohsiung Mosque.


Odosan dishes

28 November 2018

Euforia HTC U series

Taiwan, nagari tempat saya tinggal saat ini tentunya masyhur dengan teknologi terutama bidang elektronik, lebih spesifik lagi komputer dan telekomunikasi selular. Pun kasak-kusuk tentang teknologi ini ramai dibicarakan oleh mahasiswa -no offense bahkan hingga detik-detik terakhir menjelang kepulangan setelah dinyatakan lulus.. Mungkin supaya lulus dari Taiwan tak hanya berbekal "再见".

Termasuk saya dan beberapa teman di kampus yang sering lihat -cuma lihat lho.. sambil refreshing di salah satu distrik perbelanjaan barang elektronik. Tak hanya itu, portal e-commerce pun disambangi, tentunya untuk bisa berhasil membeli barang, keberanian menulis atau merangkai kata-kata dalam bahasa mandarin pun dibutuhkan, uniknya.. Ketekunan itu memang kunci utama keberhasilan, entah tekun menggunakan bahasa mandarin walaupun dalam mata kuliah bahasa tidak juga berada pada top tier, atau berhasil menunggu dengan tekun hingga ada barang yang diperlukan dengan harganya yang jauuh dibawah harga pasar, ibaratnya jatuh tersungkur. 

Lain halnya, teman-teman ada yang lebih memilih berburu smartphone -karena memang perlu.. produk dari Apple, Sony dan HTC menjadi pusat perhatian karena banyak sekali ditawarkan di portal e-commerce dengan harga yang bersahabat (nabung dulu berbulan-bulan, red).. Salah satu yang kali ini cukup membuat saya terpikir untuk menulis adalah produk dari HTC. Sejak medio 2011-2012 sewaktu di Indonesia saya sudah menggunakannya bahkan ponsel yang sudah menggunakan teknologi 4G masih berguna sampai Taiwan. Lain halnya dengan HTC yang lainnya, saya harus merelakannya saat tak mau lagi hidup di atas tebing pantai Gesing.


headset, adaptor USB Type-C to 3.5 jack, ponsel HTC U Series

24 November 2018

Pengalaman Naik Scoot Boeing 787 Dreamliner Taipei - Singapore

Sewaktu summer break atau liburan musim panas sewaktu di Taiwan, ada kesempatan untuk kembali ke Indonesia walaupun hanya sebentar, tentunya kesempatan ini tidak disia-siakan. Berlanjutlah kepada aksi membeli tiket dan menentukan pilihan pada maskapai LCC, jatuh pada Scoot yang kala itu penerbangannya paling pagi dari Taiwan dan sampai pada hari itu juga -tanpa perlu layover atau menginap di bandara transit, sampai tujuan masih pagi hari di Jakarta. walaupun harus transit di Singapura, tak apa.

Boeing 787 Dreamliner, Scoot

17 November 2018

Experiencing Local Halal Certified Food in Tainan, Taiwan (2)

Do you already read my first part of experiencing local halal dishes in Tainan? If not, you can check it here

Together Tea shop

This halal certificate given to that store pushed me to search in internet, is there any store received this halal certificate also from the same bureau.. Although the website is in Chinese language, we try translate using app and found that news.ltn.com.tw give us more good news that Tainan Government already work to promote Muslim-friendly city and tourism, and absolutely with additional Muslim-friendly eateries.

13 November 2018

Experiencing Local Halal Certified Food in Tainan (1)

We are surprised when we are in Chihikan Tower area, one of the most favorite tourist attraction in Tainan, how come? Because we found something interesting.. "Halal logo" in one of of the store named Han Jin Po Po just beside the tourist site.. Together with my friend, we are fascinated to try eating in this shop.

one of halal dishes in Tainan


Copyright © West Borneo Road Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com